11 Mei 2007

Another Light Violation

Kemarin sore wilayah jalan sudirman - thamrin diguyur hujan lebat. Akibat yang bisa ditebak adalah jalan berubah menjadi genangan air dan lalu lintas yang tersendat di beberapa ruas. Kehadiran polisi sepertinya kurang begitu berarti mengingat jumlah polisi dan kendaraan yang tidak begitu seimbang, apalagi ketidakhadiran polisi. Di satu perempatan lampu merah sedang menyala, namun banyak kendaraan yang terjebak di tengah perempatan. Karena komitmen saya menghendaki berhenti di belakang garis pada saat lampu merah, saya pun berhenti. Kendaraan lain yang MENGETAHUI bahwa lampu merah menyala dan tahu terjadi kemacetan di tengah perempatan memaksakan terus maju kedepan ikut meramaikan kemacetan dengan harapan tetap terus melaju meski SEHARUSNYA berhenti. Saya kok merasa posisi saya terancam ya, berhenti di belakang garis sementara di kanan kiri mobil/motor terus melaju dengan meniupkan angin yang cukup keras. Akhirnya saya memutuskan melanggar komitmen saya sendiri dengan menerobos lampu merah. Salahkah saya?? SALAH!


ps: tidak ada polisi di perempatan itu, mungkin lagi mojok sambil bermain HT atau lagi sms-an :D

7 komentar:

Kang Kombor mengatakan...

Nanya kok dijawab sendiri. Apa gunanya komentar dibuka, Kang? hahaha...

venus mengatakan...

salah kok ngotot! iya iya!! iya, kamu SALAH!! kekeke...

Hedi mengatakan...

Ah saya juga kemaren begitu. Lha jalan satunya macet total kok, ngapain saya nunggu lampu hijau :D

NB: ini kasus pengecualian, dalam situasi tertentu.

kw mengatakan...

aduh indonesia banget lu way! :)

iway mengatakan...

to kang kombor:
nunggu ada yang koment pertamaxxx

to mbak ven:
lha iya, dah salah diikutin pula??

to hedi:
hehehehe, sikattt

to kw:
jelas mann, luv indonesia so much :D

osinaga mengatakan...

tumben lo ngetem dibelakang garis :) bukannya biasanya pura2 ga liat ada garis? ;) atau pura2 ga liat ada lampu merah ? ..kekk..kekk...(*kabur*)

jali mengatakan...

ck..ck..ck... Way.. ada satu pertanyaan..

Emange lampu merahnya, lagi bener nyalanya ? Gak lagi rusak ? ... :P

(***Gitu aja koq repot -- Red. Gus Dur***) ..........................