24 November 2008

101 Alasan tidak update blog

1. Gak punya ide buat nulis, ide itu entah ngilang kemana
2. Lagi banyak kerjaan, heran kerjaan ga habis-habis **ya iyalah, kalo habis dipecat kali**
3. Passion itu dah memudar **kebanyakan dijemur di bawah terik matahari**
4. Males **alesan standar paling gampang**
5. wihh masih jauh yak ke 100
6. Ikut arus seleblog yang jarang update blog-nya **maksa**
7. Blog hanya trend sesaat
8. Ngerasa tulisan yang akan di-publish ga sesuai segmentasinya **cuih cuih**
9. Lagi asik di blog lain **sindrom daftar dulu isi belakangan**
10. Semua gara-gara plurk **setannnnnnnnnnnn**
11. Nemu temen lama di FB trus latah nyari temen yang lain **anti sosial tapi pengen reuni**
12. car madness, motorcycle madness, triumph, nge-tag muka orang sesama pengguna FB (rofl)
13. katanya banyak kerjaan, lha malah melototin FB, plurk, email, rss reader **pengangguran terpelajar**
14. Karma gw kok ngesott sehhh, kapan nyampe di nirwana kalo gini (angry)
15. Eh ada geni.com, bikin pohon keluarga dari level mbah buyut sampai ke cucu kita nanti **berharap nih website ga bubar jalan**
16. dah ngos-ngosan tapi masih di angka belasan :(
17. Lho kerjaan ad-hoc kok susul menyusul, kapan bisa nge-blog?
18. Biar punya alesan ga komen di blog orang, kan seolah-olah hiatus
19. Menurunkan traffic biar penghasilan adsense berkurang, bosen dapet duit banyak terus :P
20. Lagi konsen sama berita krisis finansial **punya saham juga kagak**
21. Ga punya bahan buat nulis **mirip no.1 yak? biarin**
22. Lagi-lagi plurk, tret sineplurk itu benar-benar brilian (LOL)
23. Sibuk utak-atik lay-out, padahal kopi-pas theme orang :P
24. di tanggal ini bulan ini gw ultah lho **sekarang donk!**
25. Koneksi internet lelet **nyari kambing hitam**
26. Blum punya blog **lho! ga mungkin lah**
27. Lagi berpikir, kira-kira alesan yang elegan buat mbunuh blog ini apa ya?
28. gw orangnya jujur lho **hayyah, ga ada yang nanya**
29. Berharap dewa ide itu berwujud seorang wanita cantik **dewi donk namanya**
30. somebody helppppp
31. komputer gw rusak, lha ini dari mana? **srius, ini minjem server (LOL)**
32. eh gmail ada theme-nya lho, aku pake yang tree **ngalihin perhatian**
33. lho udah jam 5, udahan ahh
34. yang mo nambahin di komentar aja yak :D
.......................................

ttfn : tata for now (tigger, tigger movie)

13 Oktober 2008

komedi ?

baru tahu kalo film yang di-rilis hampir barengan dengan laskar pelangi ini film komedi, mengingat posternya yang kayak begitu. sorry ya buat yang udah capek-capek bikin film ini, ndak tau kenapa saya ga tertarik buat nonton.

photo dari iklan di fesbuk, ada yang belum jadi temen saya? :P

10 Oktober 2008

S.E.X

dari sekian banyak pengguna plurk

cuma 4 orang yang jelas jenis kelaminnya


yang lainnya? trans-sexual, tanda kiamat semakin dekat? entahlah

09 Oktober 2008

Belum OK

ini nama tokonya

dibawah itu ada pengumuman kecil


ya ya ya, makin susah saja posting berupa uraian kata-kata :(

07 Oktober 2008

Hattrick

Tak ada yang baru, cuma mau update tulisan saya yang ini


kemarin itu tanaman wijayakusuma di tempat saya berbunga lagi, dan langsung TIGA bunga sepohon! Sepertinya tanda-tanda bahwa saya harus mencalonkan diri menjadi presiden akan segera bermunculan **digaplok**

06 Oktober 2008

Pintu Maaf


Pintu yang satu ini sebenarnya bisa terbuka kapan saja, bahkan bisa saja tak pernah tertutup
Namun embel-embel 'maaf' membuat jadwal terbuka dan tertutup-nya tergantung suasana hati pemiliknya, karena maaf sedikit banyak bersentuhan dengan ego dan ego pastinya tak jauh-jauh dari harga diri yang dipatok pemiliknya. Namun jika boleh bermohon, murahkanlah harga diri anda saat-saat sekarang bahkan gratiskanlah jika mungkin. Di saat hampir semua orang di Indonesia meminta maaf lepas dari apa suku agama ras dan anatominya (halah yang ini ngarang), rasanya terlalu naif bila kita masih berpendirian bahwa si A tak pantas mendapatkan maafku, atau kelakuan si B benar-benar tak termaafkan. Sementara rasa canggung dan malu sebagian besar orang terabaikan dalam bermaaf-maafan, mungkin ini saat yang tepat untuk ikut dalam arus menepiskan segala sekat dalam bermaaf-maafan.

untuk semua postingan saya yang menyebalkan
untuk semua komentar saya yang menyakitkan
sudilah kiranya dibukakan pintu maaf

segala kebaikan akan terbalas dengan kebaikan
dan segala keikhlasan akan berbalas dengan amalan

29 Agustus 2008

passion


it's not about the instruments
it's not about the technology

it's about passion
it's about soul

music say in many different ways
music play so much role in the air


selamat berakhir pekan
selamat siap-siap shaum ramadhan
semoga menjadi rahmat bagi seluruh alam

22 Agustus 2008

mawar


aku memang tidak romantis
jauh pula dari puitis
tidak pernah memberimu bunga
juga rangkaian kata-kata pemabuk jiwa

tapi percayalah
hadirmu dalam hidupku
mengisi setengah kosongnya jiwaku
bersama kita menjadi satu
menempuhi jalan-jalan takdir
yang semoga bisa selalu bersama kita lalui

hari memang selalu berganti
mengingatkan bahwa usia juga menepi
seiring semakin jauh kita melangkah
menapaki berbagai masalah
satu datang yang lain mengiringi
satu terselesaikan dan menunggu pula yang lain

mawarku
percayalah jiwa ini selalu menyebut namamu
menghadirkan lembut hatimu di kepalaku
sunyi nyanyian hatimu dalam gerak langkahku
biarlah segala prasangka tetap menjadi prasangka
dan bara itu padam sebagai bara
karena kau tak pantas menyimpan segala bara
hanya karena kebodohanku

mawarku
mari nikmati sejuknya embun pagi
lembutnya tiupan angin di jalan depan rumah
bersama si buah hati
berkendara kaki-kaki kecilnya
yakinlah bahwa esok dan esok lagi
selalu ada buat kita
selalu ada buat bersama
selalu ada buat langkah-langkah perjalanan kita

ps : met ultah tinta



gambar dari http://agile.csc.ncsu.edu/rose/rose.jpg

07 Agustus 2008

Ayo Bermain

look at her! perasan baru kemarin saya cerita tentang kelahirannya. Sekarang dia sudah berlagak pusing menghadapi puzzle angka di depannya. Sepertinya waktu cepat sekali berlalu, bulan depan dia akan genap 2 tahun.
Kami sepakat memberikan tempat dan waktu bermain terjadwal (play group) di satu tempat dekat rumah. Rumah kami ternyata tidak cukup luas baginya untuk melepaskan energi bermain dan kekuatan akan keingintahuan. Kadang kami harus mengernyitkan dahi, tegang dan sangat khawatir ketika ada kalanya dia terjatuh, terbentur tembok ataupun kepleset. Mainan yang kami berikan juga tak berumur panjang, entah patah, sobek atau tak pernah dia sentuh karena bosan.
Kami berharap dia bisa melepaskan semua energinya di tempat yang menurut kami terjaga dan didampingi orang dewasa (selain eyang tentunya). Dengan harapan semoga pertumbuhannya bisa maksimal dan senyum kami pun semakin terkembang karena amanah yang kami terima sejauh ini terjaga dengan baik.
rasanya, tinggal menunggu waktu saja saya bakal deg-degan seperti mbak ini

29 Juli 2008

Tidak Keren

Apa salahnya menjadi tidak keren, tidak cool, ga asik dan sebagainya. Toh kita masih berwujud manusia, masih butuh makan dan tidur :D. Bisa menjadi manusia produktif dan kreatif jika kita menginginkannya.

Label keren dan tidak keren menurut saya subyektif sekali penempelannya, sangat tergantung pada situasi dan kondisi si pemberi label

So? kenapa harus bete dengan label ga keren di jidat kita, kenapa juga berpikir bahwa kita berhak memberi label keren atau cool di muka orang

yang penting ...............

22 Juli 2008

yang jadul


Majalah Senang, edisi 0537 8 Agustus 1982, harganya Rp 1.500.000
waw waw waw waw




ada hubungannya dengan erotika? entahlah


ps : gara-gara nyasar ke pasar buku utara alun-alun Sala

21 Juli 2008

sertifikasi

Kemarin sore potong rambut di tempat biasa dekat rumah. Waktu mulai tahap bersih-bersih alias cukur cambang dan sekitarnya menggunakan silet besar ala tukang cukur mafia yang di film-film, kepikiran tentang si tukang cukur dan peralatannya.

Siapa saja orang-orang yang pernah menggunakan jasanya? ada yang punya penyakit menular lewat kontak kulit/darah/keringat ? mengingat peralatan yang digunakan langsung menyentuh kulit kita. Ada tidak proses sterilisasi peralatan dan lingkungan tempat kita bercukur sebelum dan sesudah digunakan. Abang tukang cukur ini sudah bersertifikat belum? dalam artian kompetensinya dalam hal cukur mencukur sudah diakui oleh pihak-pihak yang berkompeten dalam bidangnya dan berpengalaman tentunya.

Lain waktu makan di warung tenda. Setelah makanan di piring licin tandas berpindah tempat baru kepikiran. Ini tadi yang dimakan beneran ayam apa ayam-ayaman, jangan-jangan ayam tiren (mati kemaren) atau ayam suntikan hormon ini itu. Proses memasaknya bagaimana? keringat dan air liur sang chef ikut masuk atau tidak menjadi salah satu bahan masakan? alat-alat yang digunakan bersih tidak? air yang digunakan untuk memasak masuk kategori layak atau tidak untuk diminum. Sudahkan abang tukang warung ini bersertifikat dan diakui kompetensinya dalam menyelenggarakan bisnis makan dan minum di tempat ini? adakah pengakuan secara tertulis dari pihak-pihak yang berwenang?

halah mas mas, wong cukur cuman 10 ribu aja nanya yang tidak-tidak, lha makan ga sampai 20 ribu aja mintanya macem-macem hehehehe :D

Terlepas dari biaya yang dikeluarkan (yang seharusnya) berbanding lurus dengan pelayanan dan hasil yang didapatkan, sertifikasi merupakan kepercayaan yang bisa kita dapatkan dari orang yang bahkan kita belum kenal. Karena sertifikat hanya dikeluarkan oleh pihak-pihak yang mempunya kompetensi dan kewenangan dalam bidangnya, tentu saja selama semua pihak yang saling berkepentingan tidak melakukan fraud.

Sertifikat tidak akan diperlukan selama semua pihak bisa saling mempercayai dengan tulus dan tanpa tendensi atau prasangka.

Karenanya harga kepercayaan sangatlah mahal

18 Juni 2008

Mengunduh FireFox

Jadilah bagian dari sejarah dengan mengunduh firefox 3.0. Peramban generasi terbaru penerus cita-cita menjadikan kegiatan berselancar di dunia maya semakin cepat, aman dan menyenangkan. Hari ini, mulai jam 00.00 hingga 24.00 WIB (sebenarnya mulai dari 10.00 am PDT) rencana pemecahan rekor pengunduhan 1 juta firefox akan dilakukan.

Be there or be behind semangat

13 Juni 2008

Tali Silaturahmi

Kamu berteman dengan A, B, C dan D
Kamu berkenalan dengan E
Kamu memperkenalkan E kepada A, B, C dan D
Kamu berkenalan dengan F
Kamu memperkenalkan F kepada A, B, C, D dan E

A, B, C, D, E dan F semakin akrab dari hari ke hari, jauh lebih akrab daripada kamu dengan A, B, C dan D ataupun kamu dengan E atau F

Haruskah kamu marah? protes karena 'merasa' dilangkahi? menuntut tuhan atas ketidak adilan?

Seharusnya tidak, justru harusnya kamu bersyukur karena telah menjadi tali yang menyambungkan silaturahmi dari orang-orang yang merasa cocok satu sama lain. Telah membantu E dan F dalam pencariannya akan teman-teman yang mungkin bisa saling melengkapi.

Seharusnya kita senang melihat kebahagiaan E dan F dalam pertemanannya di dunia maya dengan A, B, C dan D. Tiada yang lebih menyenangkan selain melihat kebahagiaan orang-orang yang dekat dengan kita dan yang lebih menyenangkan karena kita punya andil dalam kebahagiaan mereka itu.

Selamat berakhir pekan

11 Juni 2008

cermin jodoh

Kapan itu lihat di infotainment (halah hari gini nonton beginian), ada penyanyi dangdut terkenal bilang "gw mau suami gw orang yang sholeh bla bla bla" saya tak ingat lagi apa yang dikatakan seterusnya. Dan ketika kemudian sang suami tertangkap basah kpk menerima suap dari pengalihan fungsi hutan lindung di sumatra sana, tentu sang suami tak masuk kategori suami sholeh.

Apa sih kriteria calon pasangan yang ideal? tentunya berbeda-beda. Bagi saya dulu perempuan berambut panjang bisa berarti perempuan yang tekun, teliti dan rajin, terlihat dari rambutnya yang hitam panjang terawat, mangkanya saya bisa langsung kepincut dengan perempuan yang berambut hitam, panjang, terawat dan diikat. Tapi kok ada yang ga shalat? ya iyalah, wong agamanya bukan islam kenapa harus shalat. Akhirnya kriteria jodoh bergeser ke agama, saya mau calon jodoh saya harus berjilbab, kan syarat minimal muslimah adalah berjilbab, kalau sudah berjilbab semestinya yang 'lain-lain' sudah dilaksanakan. Suatu ketika ketemu perempuan berjilbab tapi bajunya ketat disana-sini, 'menuh-menuhin bungkusnya' kata temen saya, lain waktu ketemu cerita bahwa keponakannya temennya sodara tante dari ibu tetangga temen saya *halah* hamdun alias hamil duluan padahal si anak ini berjilbab, alim dan ga pecicilan. Wah sepertinya saya harus merumuskan kembali kriteria calon jodoh saya *garuk-garuk meski ga gatel*

Semakin bertemu banyak orang semakin banyak pula tipe-tipe orang yang saya kenali, dan semakin pusing mencari-cari seperti apa sosok yang saya idam-idamkan untuk menjadi pendamping di segala waktu, tempat bertukar cerita, berbagi kesenangan dan kesedihan dan tentu saja bersama-sama meneruskan garis keturunan yang sama-sama kami miliki. Sepertinya semakin hari semakin tinggi kriteria yang saya tetapkan dan semakin bingung pula mencari dimana ada orang yang mempunyai semua kriteria itu. Saya merasa tak ada yang salah dengan penetapan kriteria, boleh dong kita mencari yang terbaik dari yang terbaik dengan asalkan diimbangi usaha keras dan halal tentunya (ini mau nyari apa sih).

Sampai suatu saat saya mendapat wangsit. Apa yang membedakan beras kualitas A, AA dan AAA? mungkin karena bentuk bijinya, warna, besar, dan rasa setelah dimasak. Dan yang sangat bisa dilihat adalah harganya. Beras AAA tentu lebih mahal dibanding beras A. Orang dengan kemampuan untuk membeli berasa kualitas A mungkin bisa membeli beras AA atau AAA namun dalam jumlah yang kurang bahkan tidak cukup untuk kebutuhannya, demikian pula orang dengan kemampuan membeli beras AA mungkin bisa membeli beras kualitas AAA dalam jumlah yang kurang namun bisa membeli beras A dalam jumlah yang berlebih dari sekedar kebutuhannya. Lalu maksudnya? saya yang hanya mampu 'membeli' jodoh kualitas A rasanya berlebihan kalau tak mau dibilang mimpi jika ingin 'membeli' jodoh dengan kualitas AAA. Semestinya saya harus berpikir ulang jika ingin mendapatkan jodoh sesuai dengan kriteria-kriteria yang saya inginkan karena ternyata kriteria-kriteria itu melebihi apa yang ada pada diri saya. Tak adil rasanya bila muka pas-pasan ini mengharapkan gadis cantik jelita nan rupawan, bagi saya mungkin anugrah tapi baginya seperti sudah jatuh tertimpa bajaj

Pasangan kita adalah belahan jiwa kita, dan pengertian belahan jiwa menurut saya seperti bayangan kita di cermin. Meski dalam beberapa hal berbeda, sejatinya adalah satu kesatuan, satu keyakinan dan satu keinginan dalam gerak dan langkah. Mengapa pasangan kita suka misalnya bangun siang, mestinya kita tanya ke diri kita sebelum memvonis bahwa dia pemalas, mungkin ada dalam diri kita hal-hal yang membuatnya berlaku demikian.
Cermin itu bisa menjadi semacam pengawas bagi diri kita dalam berfikir dan bertindak. Sebelum berfikir untuk bermain 'api' sebaiknya kita lihat cermin diri, karena yang punya pemikiran demikian tak hanya kita. Ingat bahwa bayangan di cermin akan melakukan seperti yang kita lakukan. Tentu tak berlaku bagi sesiapa yang act first think later

02 Juni 2008

Iklan Sintetis

sin·te·tis /sint├ętis/ a 1 mengenai sintesis; berdasarkan sintesis (tt hukum, kesimpulan, dsb): pengambilan hukum secara --; 2 Kim tidak diturunkan langsung dr hasil alam; bersifat hasil pengolahan manusia; tiruan: karet -- adalah karet tiruan yg terdiri atas bermacam unsur kimia


Pernah lihat iklan oli dengan bintang mulan jamilah? dengan latar gambar mulan berkendara ada suara pria yang menyebutkan ........ oli blabla mengandung sintetis ......

Kata sintetis bukan merujuk pada suatu benda atau suatu zat, tetapi menurut KBBI adalah tidak diturunkan langsung dr hasil alam; bersifat hasil pengolahan manusia; tiruan
.

Jadi kalimat oli mengandung sintetis bisa dikatakan membingungkan musuh dan lawan :D Penghilangan kata mengandung (menjadi oli sintetis) boleh jadi lebih tepat untuk menyampaikan apa maksud dari produsen oli ini kepada calon pembelinya, bahwa oli produksi mereka bukan oli alami (hasil dari proses minyak bumi) tetapi proses rekayasa kimiawi yang menghasilkan cairan dengan karakteristik sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan, dan lebih lazim digunakan dalam percakapan atau bahasa penulisan yang sering kita jumpai.

Siapa yang salah? scriptwriter, ph, produsen, stasiun tv atau malah konsumen? menurut saya kok ya yang nulis artikel ini, kurang kerjaan banget ngurusi iklan

Penyakit Patologis

Geger genjik udan kirik belakangan ini semakin membuat alis ini naik. Ontran-ontran kok ya ada - ada saja dan bukannya berkurang malah tambah berpasang-pasang.
Sepertinya kita sedang dilanda penyakit patologis, penyakit karena hal-hal merugikan yang datang dari sifat diri sendiri.
  • Instan, kita maunya yang instan-instan, tak mau report tak mau usaha, kalo bisa cepat kenapa harus lama. Padahal tuhan sudah memberikan fisik dan akal yang lebih dari cukup jikalau mau berusaha dengan lebih giat, karena tuhan menginginkan kita perduli kepada proses dan biarlah dia yang menentukan hasil akhirnya.
  • Matinya nurani, jika semua hukum tidak bisa menunjukkan suatu hal itu benar atau salah, maka tanyalah nurani. Nurani ada di setiap orang dan nurani tidak pernah bohong. Nurani pencopet pasti mengatakan bahwa dia tidak ingin anaknya menjadi copet, pun dengan nurani pelacur yang tidak ingin jejaknya diikuti anak-anaknya. Dan lihatkan, nurani tidak pernah mati, kitalah yang mematikan peran vital mereka dalam mendampingi hidup kita.
  • Pengetahuan tanpa karakter, berapa banyak sarjana yang dihasilkan perguruan tinggi di negara ini, dan lihatlah berapa dari sarjana-sarjana itu hanya menjadi pesakitan, penghuni sel-sel penjara dan pembual bermulut besar di media-media. Sistem pendidikan kita yang membuat betapa para orang-orang berilmu tinggi ini bisa berjalan nyaris tanpa karakter, moral dan etika ketika terjun ke masyarakatnya.
  • Perdagangan tanpa moralitas, pengurusan segala hal yang berhubungan dengan birokrat menjadi ladang subur nan hijau bagi semua penyelewengan. Perniagaan sudah tidak menghiraukan etika dengan kolega dan lingkungan.
  • Agama tanpa pengorbanan, kenapa ketika ada permintaan sumbangan bagi orang yang kurang mampu kita memilih yang bernominal terkecil? Ritual yang disyaratkan semua agama, salah satu tujuannya adalah keyakinan itu memerlukan pengorbanan, sebesar apa keyakinan kita pada agama yang kita yakini setidaknya bisa diukur dari sebesar apa pengorbanan yang dengan ikhlas kita berikan dalam bentuk apapun.
  • Politik tanpa prinsip, sejauh mana politisi kita bisa mengemban amanat yang diberikan konstituennya, sejauh mana mereka telah mengemban nilai-nilai yang diyakini dan dipegang teguh oleh rakyatnya.
Dan yang terbaik dari semuanya adalah mulai memperbaiki diri sendiri.

cat : disarikan dari khutbah jum'at oleh ustadz wijayanto di masjid baitul ihsan tanggal 30 mei 2008, kurang lebih mohon dimaafkan.


27 Mei 2008

throttle, aileron, kompas dan altimeter

Ini petunjuk singkat terbang bersama flightgear menggunakan pesawat Cessna 172. Pastinya anda harus mengunduh program dari situsnya dan menginstallnya di pc anda (tersedia untuk linux, mac dan windows).
Jalankan launcher programnya, pilih pesawat cessna 120P dan silakan memilih bandara untuk melakukan take-off.
Jika belum terdengar suara mesin, start mesin dengan tombol s atau lihat di sebelah kanan menu help dan pilih auto start.
Naikkan throttle (PgUp) untuk mulai mendorong pesawat kedepan, karena pesawat hanya mengandalkan daya dorong untuk membuatnya berjalan di atas runaway ataupun terbang. Jika pesawat tidak terdorong ke depan kemungkinan parking brake masih on, lepas dengan menekan Shift+b. Ketika masih berjalan di runaway dan pesawat berbelok karena tiupan angin, gerakkan aileron untuk membuatnya tetap lurus di tengah lintasan dengan menekan (.) untuk berbelok ke kanan dan (Enter) untuk berbelok ke kiri. Terus naikkan throttle hingga mencapai posisi maksimum dan pesawat akan terangkat naik dengan sendirinya karena daya dorong, angin dan konstruksi sayap (baca manual).
Saat melayang di udara pesawat cenderung akan selalu bergerak ke kanan kiri atas dan bawah. Untuk itu perlu dikoreksi agar posisi pesawat lurus, gunakan panah kanan+kiri atau panah atas dan bawah.
Lihat instrumen kompas, usahakan untuk bisa terbang lurus dalam satu mata angin
Lihat instrumen altimeter, usahakan untuk bisa mempertahankan satu ketinggian dalam jangka waktu tertentu
Sudah bisa terbang di ketinggian 1100 feet di arah 120 selama 5 menit? selamat, anda lulus take off :D

02 Mei 2008

Ketlisipan


Ada yang bilang slisipan, kurang lebih berarti anda sedang bertandang ke rumah seseorang yang ingin anda temui, di saat yang sama orang itu sedang berkunjung ke rumah anda untuk alasan yang sama. Hasilnya, anda tidak bertemu dia demikian pula sebaliknya, selisih jalan kata orang padahal aneh kan ada orang yang iseng mengurangkan jalan satu sama lain.

Sebelas dua belas dengan ironi, kenapa saat kita sedang tidak membutuhkan begitu banyak angkot dan taksi yang berseliweran di depan mata dan ketika begitu membutuhkannya tidak ada angkot yang tidak penuh dan taksipun enggan berhenti karena masih terisi. Sedikit mirip dengan udyah bechek tidyak ada ojheck.

Saya punya pengalaman yang mirip-mirip juga (dari tadi mirip terus). Ada masanya ketika saya harus pergi ke rumah teman entah karena alasan ada tugas kelompok, ada game baru atau sekedar ngumpul dengan gerombolan begundal-begundal pengacau. Ketika harus ke daerah kebon jeruk, saya mengutuk diri sendiri kenapa tadi bilang mau datang, daerah yang semrawut, macet, panas, banyak angkot ga jelas dan seribu topan badai yang hanya bisa saya sampaikan kepada bilik jantung sebelah. Selang beberapa bulan saya kecantol teman asisten lap satu angkatan dibawah saya, ketika tanya dimana rumahnya saya cuma nyengir ketika dia menjawab di kebon jeruk.
Suatu hari teman kerja curhat, dia (teman saya perempuan) kangen pacarnya yang sedang kuliah dan kerja di negeri seberang sambil cerita emailnya tidak dibalas, chating dicuekin, dsb. Saya bilang apa sih untungnya long-distance relationship, kayak disini kurang cowok aja, dari satpam sampai kepala bagian available buat dipacarin. Sepertinya dia menyesal karena curhat kepada saya :D
Ibu teman saya mengenalkan saya kepada anak temannya yang lagi rungsing karena ditanya terus soal pasangan oleh keluarga besarnya. Secara tidak langsung beliau ini berkata, ini lho anak gadis temenku lagi jomblo, kamu lagi jomblo juga kan? dah pacaran aja sana :D Saya yang memang lagi jomblo tak menunggu lama langsung mengeluarkan jurus-jurus sms gombal, email-email represif penuh rayuan dan telpon-telpon ala abg dimabuk asmara (waktu itu saya masih abg kok). Ajakan kopdar saya iyakan meski saya harus merogok kocek lumayan dalam, karena kopdarnya di Malang. Dan kisah cinta itupun terjadi dengan alami, saya menjalani long- distance relationship dengannya. Ketika saya terlihat murung atau sedikit sedih, habislah saya jadi bahan bulan-bulanan teman kerja yang sempat curhat tadi, ya saya termakan omongan sendiri.

Saya sedikit tersenyum (dan sebel) ketika mas ini begitu benci dengan Jakarta, dan itu pulalah yang membuat saya akhirnya tertawa keras ketika mendapati beliau harus merelakan diri menjadi bagian hal yang sempat dibencinya
See, sebelas dua belas dengan slisipan dan ironi :D

Ketika rekan kerja bagian kami sering mengadakan kegiatan rapat di Bandung untuk kegiatan-kegiatan yang memerlukan waktu kerja tak terbatas dan sangat resource-consuming. Saat-saat break merupakan saat yang ditunggu karena kami bisa melepas ketegangan dengan sekedar berenang di hotel atau nongkrong di warung mi instan di depan itb. Tak jarang pula malam dihabiskan dengan berkeliling Bandung, mampir ke cafe nonton live music atau iseng karaoke bersama. Dari situ saya mendapati ternyata kehidupan malam Bandung di tempat-tempat tersebut dipenuhi gadis-gadis yang seumuran atau lebih muda dari saya. Entah yang dari tujuannya sama-sama menghabiskan malam seperti saya dan tujuan-tujuan yang lain. Ditambah dengan gaya hidup kost-kostan dan asrama yang menurut saya tidak sesuai dengan nilai-nilai saya yang notabene belum pernah merasakan hidup kost atau di asrama.
Apa yang kemudian terjadi (harusnya) bisa ditebak, saya terjerat kisah cinta dengan gadis asal Bandung dan dahsyatnya, berakhir dengan pernikahan :D

Mungkin yang diatas sana sedang terbahak-bahak menyaksikan ironi-ironi yang saya jalani. Ironi? itu kan menurut saya kalo menurut beliau mungkin tidak lebih dari goresan cerita diatas kertas yang beliau tulis entah berapa ribu tahun yang lalu. Bahwa yang menurut kita baik belum tentu baik buat kita, sederhana saja sebabnya karena pengetahuan kita sangat sedikit tentang alam semesta


30 April 2008

Akhirnya

don't know why, isu ini bisa solved setelah upgrade ke flock 1.1.2
don't know why, kemaren itu coba pake IE ga bisa login


jadi bingung, yang di blogdetik diapain ya?
ada saran?

29 April 2008

Tolong Donk!

berdasarkan info dari sini
segera meluncur ke tkp
dan hasilnya


:D

25 April 2008

masih

sejak saat itu
aku selalu menunggu

tak jera ku coba
meski kelelahan mendera

tak urung proxy luar
kukira jadi jalan keluar

setiap hari
setiap saat
selalu login
dan pasti tak dapat

hingga hari ini
aku coba blogdetik
sedikit harapan terkuak
satu blog lagi kudapat

23 April 2008

geger genjik udan kirik

Pertama tahu idiom ini dari blog-blognya temen-temen cahandong (entah yang mana lupa). Hingga sekarang masih terkikik-kikik kalau mengingatnya. Pilihan diksinya benar-benar tepat untuk menggambarkan suasana yang ingin digambarkan dan berirama pula.

Mari kita urai menurut kata per kata

Geger : bisa berarti ribut/keributan dengan e seperti pada teler atau punggung dengan e seperti pada sepatu. Sebenarnya inti dari idiom ini ada pada kata ini, idiom kurang lebih berarti keributan yang teramat dahsyat dalam bahasa jawa bisa pula disebut sebagai ontran-ontran.

Genjik : berarti anak babi, bagi yang belum tahu dalam bahasa jawa makhluk bernyawa bisa berbeda panggilannya berdasar umur. Jadi antara orang tua babi dan anak babi lain sebutan/namanya meski sama-sama spesies babi. Babi selalu berkonotasi kepada babi dewasa entah itu jantan atau betina, sedang bayi babi pasti disebut genjik. Sapi itu sebutan untuk sapi dewasa sedang bayi atau anak sapi akan disebut pedhet, contoh lainnya adalah kebo-gudel, pitik-piyik, kucing-cemeng, lsp (lan sak panunggalane).
Kenapa pula diksi yang dipilih adalah genjik dan bukan babi? Jika anda semua pernah melihat kandang babi, kandang yang berisi babi dewasa tidak akan seribut kandang yang berisi genjik (waktu genjik tidur tidak dihitung ya). Bisa dimaklumi karena kandang yang babi dewasa pastilah isinya tidak sebanyak kandang yang berisi genjik dan babi dewasa tentulah lebih mature dan tenang dibanding junior-juniornya itu, mungkin juga babi dewasa lebih banyak berdoa menjelang hari pembantaiannya. Sebagai tambahan, sekali melahirkan babi dapat menghasilkan 20-an lebih genjik dan bisa dibayangkan jika satu genjik menghasilkan suara setara 1 kucing garong yang ngebet kawin maka bisa dibayangkan jika ada 20an kucing garong ngebet kawin ngumpul bareng dan bersuara semua, mungkin menyamai kopdar blogger dengan seleblog :D

Udan : berarti hujan, turunnya air dari langit karena sudah waktunya

Kirik : berarti anjing, kata ini harus digabung dengan kata sebelumnya yaitu udan sehingga menjadi udan kirik. Jika udan berakibat basahnya tanah dan semua yang dikenainya, silakan bayangkan sendiri jika yang terjadi adalah udan kirik alias hujan anjing. Berapa banyak anjing akan terkaing-kaing, berapa banyak orang yang mengumpat-umpat si anjing, berapa banyak darah akan tertumpah sehingga betapa dahsyat keributan yang akan terjadi karena udan kirik ini. Pilihan kata kirik ini tentunya tepat, karena menghasilkan kalimat yang berirama. Sebagaimana orang jawa tahu, ada kata sinonim kirik yang biasa juga digunakan dalam percakapan sehari-hari yaitu asu. Namun dalam perjalanannya penggunaan kata ini cenderung bermakna umpatan meskipun sama-sama mewakili makhluk spesies anjing.

Jadi ungkapan geger genjik udan kirik merupakan pilihan kata yang sempurna menjadi sebuah kalimat berirama yang menghasilkan idiom berarti keributan yang amat dahsyat. Sungguh-sungguh suatu temuan yang amat jenius, penuh pemikiran dan sangat bermanfaat bagi peradaban manusia.
Mari kita tingkatkan penemuan-penemuan seperti ini.

22 April 2008

Moody



Mirip-mirip nama es krim dengan logo burung pelatuk berkepala merah. Merujuk kepada kelakuan seseorang sesuai dengan suasana hatinya. Merah suasana hatinya, merah pula perbuatannya. Sangat tidak disarankan untuk semua profesi karena menyebabkan hasil pekerjaan tidak konsisten cenderung bias dan tidak dapat dipertanggung jawabkan. Di sisi lain, jika suasana sedang gembira dan positif, hal-hal yang dilakukan dapat menghasilkan produk yang unggul dan berkualitas.

Sepertinya perlu dilakukan penelitian bagaimana menimbulkan mood yang gembira dan positif SETIAP HARI!.

17 April 2008

DagDigDug


2 hari ini, ya karena baru 2 hari ini saya mau posting ke kontrakan saya itu, 2 hari ini pula saya selalu dapat pesan ini ketika akan login.

padahal setingan flock sudah mengijinkan penggunaan cookies, pun penggunaan IE dan firefox tidak banyak membantu. Semuanya menampilkan pesan yang sama.

Antivirus-kah yang ada di belakang semua ini? adakah yang berbaik hati menjelaskannya kepada saya?

meratap


Bukan, temen saya itu bukan sedang meratapi ganasnya tragedi lumpur itu, dia sedang kepanasan :D. Diatas tanggul yang membendung lumpur agar tidak menggenangi rel dan jalan di sebelahnya itu dia sedang menyesali kelakuannya dan teman-temannya yang membuat bencana ini serasa obyek wisata meski rela dipalak oleh preman setempat.

Berbeda nasibnya dengan bledug kuwu di purwodadi, meski sama-sama letupan lumpur, bledug itu tidak menimbulkan rasa bersalah jika kita sengaja berwisata kesana, pun bagi warga sekitarnya yang dapat memanfaatkannya menjadi lumbung garam.

16 April 2008

Malang @ 0.00 Km


Mungkin mengikuti penanda km 0.00 kota Jakarta yang ada dibawah jembatan layang cawang - bogor di daerah halim, penanda ini ada di bawah jembatan penyeberangan di depan antara kantor pajak dan sarinah malang. Penamaan jalan pun mirip dengan jakarta, jalan medan merdeka utara, timur, selatan dan barat, hanya berbeda luas taman yang ada ditengahnya

Jika taman monas ditengah keempat ruas jalan medan merdeka tersebut lumayan luas dengan beberapa lapangan olah raga, jogging track, kandang rusa, kandang burung dara hingga pertunjukkan lampu dan air mancur setiap akhir pekan, maka taman di malang ini mungkin hanya 1/5-nya, koreksi-saya-jika-salah.

Jika melihat disain kota ini sepertinya tidak jauh berbeda dengan Bandung dan Bogor, lembab, banyak pohon besar, gedung-gedung peninggalan belanda dan jalan-jalan yang tidak terlalu lebar. Sangat menyenangkan untuk pecinta kelembaban seperti saya ini :D

Moda transportasi pun mirip dengan 2 kota tadi, karena mengikuti lebar jalan yang tidak seberapa, maka angkot menjadi pilihannya. Hanya karena jumlahnya yang tidak begitu banyak, membuat kota ini tambah menyenangkan jika dibandingkan dengan teman-temannya di jawa barat itu.

02 April 2008

tentang Hemat Kata

Global Warming memang isu yang sangat mengemuka akhir-akhir ini. Di saat pertumbuhan pesat penduduk dunia mengakibatkan penggunaan yang semena-mena terhadap sumber daya yang ada di bumi ini, maka seolah kita sedang menggali kuburan kita sendiri melalui kegiatan kita sehari-hari.

Tapi mengaitkan kegemaran saya berhemat kata dengan global warming rasanya terlalu berlebihan kalau tak mau dibilang sok :D Lha saya ini memang tak pandai berkata-kata, menyusun huruf demi huruf menjadi loncatan-loncatan ide yang mencerahkan pembacanya. Lihatlah arsip blog ini dari mula pertama di tahun 2007, rasanya hambar, tawar dan mungkin puso jika diibaratkan tanaman. Miskin ide, datar dalam penyampaian dan kosong secara makna.

Hei! kita sedang bicara blog kan? bukan jurnal ilmiah atau thesis program pasca sarjana, kita bicara satu ranah yang bisa dilihat, disinggahi, ditempati, dikelola hingga ditelantarkan oleh siapapun yang punya akses ke dunia ini. Catat : siapapun. Tak soal jika ranah ini menawarkan ilmu nan bernas bagi yang berkesempatan melihatnya, dan harusnya tak soal pula jika hanya gurauan antar sahabat hingga celoteh narsis dari pemilik blog macam punya saya ini :D

Hemat kata bagi saya bukan piilihan tapi keadaan, dalam kehidupan sehari-hari saya memang irit ngomong kecuali kepepet :D pun dalam tulisan saya mengalami kesulitan dalam pemilihan kata agar kalimat menjadi efektif, tidak bertele-tele dan tidak menggunakan kata yang sama berulang kali. Hal ini mungkin yang membuat atasan saya ogah-ogahan ketika meminta saya membuat dokumen-dokumen yang mengharuskan saya menyusun kata-kata menjadi dokumentasi pekerjaan kami ataupun dokumen kedinasan :D

Itulah juga mengapa kontrakan ini lebih jarang terisi dibanding kontrakan saya disini

26 Maret 2008

Menyapih

2sa·pih v, me·nya·pih v 1 menyarak (menghentikan anak menyusu): ibu itu - anaknya yg sudah berumur dua tahun; 2 (pd ternak) mengakhiri periode anak binatang menyusu pd umur tertentu, msl krn anak sudah dapat memakan pakan ternak dewasa; 3 (pd tanaman) memindahkan benih yg sudah berkecambah dr persemaian lama ke persemaian baru yg lebih besar;
sa·pih·an n anak yg (baru) disapih

dari sini

Kemana aja? lagi disapih-kah? tentu tidak. Saya tidak sedang menyapih diri dari tulis menulis, tidak juga sedang disapih untuk tidak menulis di blog. Saya memang bukan tipe orang sopan yang pamit dengan baik-baik mau istirahat nulis, hiatus dan sebangsanya, tiba-tiba ngilang hampir sebulan. Sibuk? sesibuk apa sih saya ini, wong kerja di pabrik ya cuma begini-begini aja. Ga ada ide? halah, emang seberapa penting tulisan-tulisan saya, saya bukan motivator atau penulis cerpen terkenal dengan ide-ide yang maha dasyat dan brilian, just a blogger wannabe begitu tertulis di profile blogger saya. Jadi? ya males, tidak disiplin, kurang komitmen, ga niat, napsu besar tulisan kurang, hanya trend sesaat, cuma 68 % (lho lumayan gede donk), blogger penipu, internet cuma buat pengecut hei stopp kok malah kemana-mana.

Jadi ya begitu, kombinasi dari kesibukan, kurang ide dan males membuat saya tidak menyambangi rumah ini. Pun aktivitas klinong-klinong ke tempat tetangga juga sedikit saya lakukan padahal warnet tak pernah penuh dan masih full AC, toilet, video (kayak bis malam).

Secara judulnya menyapih, ijinkan saya bercerita tentang pengalaman kami menyapih shabrina. Menginjak usianya yang 1,5 tahun, kami berpikir sudah waktunya untuk menyapih shabrina. Wong bocah sudah lari kesana-sini, manjat itu ini sambil nyanyi-nyanyi bersama budhe Vina, kok masih nempel ke bunda sambil ngenyotin nenen. Akhirnya libur panjang kemarin kami lakukan proses penyapihan dengan pertimbangan banyak orang di rumah yang bisa ikut membantu ketika shabrina rewel karena hak-nya dicabut paksa. Ibu saya berpesan bahwa persiapan utama adalah mental dari kedua orang tuanya, karena si anak pasti rewel dan menangis, tangisannya pun berupa rintihan yang sedikit banyak akan membuat mental kita goyah jika tidak benar-benar dipersiapkan. Persiapan selanjutnya adalah makanan atau minuman pengganti karena asupan asi dihentikan membuat anak harus mendapatkan asupan pengganti sebagai sumber energi dan kebutuhan pertumbuhan.

Kami memulainya hari jum'at malam saat shabrina akan tidur, siangnya shabrina masih bisa menyusu dengan leluasa. Ketika waktunya tidur, istri saya mengoleskan lipstick di seluruh permukaan payudara kanan dan kiri. Shabrina memulai aktifitas tidurnya dengan nenen, sepertinya dia benar-benar shock ketika mendapati bahwa sumber minuman ternikmat itu telah coreng moreng tidak karuan dan rasanya berbeda dan dua-duanya pula!. Dengan sedikit rayuan, gendong sana gendong sini, elus sana elus sini akhirnya dia tertidur, mungkin juga karena seharian dia banyak beraktifitas. Rengekan tidak berhenti disini, tengah malam memang biasanya dia bangun untuk nenen, tapi karena melihat bahwa dua dot itu masih coreng moreng dengan rasa yang aneh, dia urung untuk nenen dan bisa diganti dengan air putih yang sudah kami sediakan.

Rengekan dan tangisan mewarnai hari sabtu hingga minggu bahkan hingga senin namun dengan intensitas yang berkurang. Dan sepertinya dia bisa menerima permintaan kami bahwa sudah waktunya untuk berhenti nenen dan menikmati makanan/minuman yang lain. Pasca proses itu nafsu makan dan minumnya sedikit meningkat, jadi porsi dan variasi perlu ditambahkan untuk memperlancar penyapihan.

Itu saja dan it's good to be back :D

04 Maret 2008

MAKSUT LOE!

ada-ada aja orang jaman sekarang
dari sini

25 Februari 2008

Wijaya Kusuma

Dalam cerita pewayangan, Kresna menggunakan bunga ini sebagai penyembuh seseorang dari satu penyakit bahkan dapat menghidupkan dari kematian bila memang belum saatnya.
Kapan itu saya diberi tanaman bunga ini dari om saya yang tinggal di Cimahi. Dulu waktu masih di Solo, mbah saya juga punya pohonnya. Perawatannya relatif gampang bahkan mungkin tidak perlu dirawat karena boleh hidup dimana saja asal cukup air. Hanya dengan memotong batang dan menacapkannya di tanah, saya kira bisa tumbuh.
Karakteristik bunganya yang cukup unik. Dalam satu tahun hanya akan berbunga sekali. Dalam satu pohon biasanya ada beberapa calon bunga yang tumbuh. Bunga tumbuh di daun bukan di batang. Dalam perkembangannya hanya satu bunga yang akan tumbuh maksimal hingga mekar. Setelah tumbuh maksimal, bunga akan mulai mekar saat setelah maghrib dan mekar maksimal sekitar tengah malam, setelah itu bunga akan layu pada pagi harinya dan jatuh kalau tidak dipetik. Aroma bunga ini harum namun langu kata ibu saya dan menurut saya harumnya agak-agak spooky.
Mbah saya pernah berpesan ketika bunganya sedang mekar maksimal cobalah untuk menatap dalam-dalam kearah mahkotanya, niscaya membuat pandangan lebih tajam. Saya lakukan dengan penuh harap perintah tersebut, tapi kok ya mata saya tetep minus sampai sekarang.
Rasanya banyak yang coba diajarkan oleh daur kehidupan tanaman tersebut dan tanaman-tanaman lainnya bagi hidup kita.
Semoga bermanfaat

22 Februari 2008

The First Time

dipopulerkan oleh The Surface

You know i won't forget the time we shared together holding hands
And walking in the park
Sometimes we'll have to do it all again we were so happy there
And i have no regret
Can you tell from the look on my face that
I love u more today

The first time
I looked into you eyes I cried
Do you remember the first time we fell in love
You looked into my eyes
Wiped the tears away

The first time
When we fall in love

Although sometime has passed i still remember just like it was yesterday
But time is moving fast
The love i have for you time will never changed i always feel the same
Now until the end
Memory we shared will love forever
Deep inside i know i'll never forget

Link : youtube

ps : buat kamu yang entah dimana, mungkin kamu ga ingat bahkan ga tau lagu ini, tapi ini adalah soundtrack hatiku ketika selalu berdebar-debar hanya dengan menyebut namamu. Sampai sekarang aku masih dapat mengingat dengan jelas setiap kata dari lirik lagu ini.

15 Februari 2008

kerelaan

Pagi-pagi tadi ada teman di gedung seberang mengirim email, isinya curhat dan minta tolong. Teman satu bagian teman saya ini kehilangan satu barang entah siapa yang mengambil. Barang ini secara nominal tidak begitu tinggi harganya namun memiliki nilai history yang penting bagi pemiliknya karena barang ini merupakan pemberian dari seseorang yang teramat penting pastinya. Sentimentil? :D

Dulu (dan mungkin sekarang) saya begitu juga. Laci, lemari, lipatan-lipatan buku dan semua tempat ada saja saya menyimpan barang-barang yang menurut saya memiliki sejarah. Entah karena proses mendapatkannya, pemberinya atau profil barang yang menurut saya unik semisal slip gaji pertama, notes pemberian dari si A si B hingga benda-benda boleh nemu di jalan yang menurut saya unik. Orang jawa bilang nyusuh, hampir semua barang yang ditemui dibawa pulang dan disimpan. Hingga tak terasa laci semakin penuh, lemari melengkung keberatan beban dan tiba saatnya bersih-bersih. Saya tak segan-segan untuk membuang atau menghancurkan barang-barang yang sudah saya bawa pulang dan kumpulkan itu. Lha? kalau tahu akan dihancurkan akhirnya, kenapa harus dikumpulkan?

Apakah saya termasuk golongan sentimentil temporer :D ?
Mengenang sejarah perjalanan hidup memang penting, termasuk memasukkan unsur-unsur dalam sejarah itu, namun menyiksa diri dengan tidak merelakan sesuatu yang telah pergi?
Mungkin kepergiannya menuju arah yang lebih baik, baik bagi kita maupun bagi sesuatu tersebut, meski kadang prosesnya ternyata "tidak baik".

Merelakan kepergian menurut saya adalah proses pembelajaran tentang alasan kehadiran kita, bahwa kita datang tidak dengan 'sesuatu' dan pergi seharusnya juga tidak terlibat lagi dengan berbagai 'sesuatu'

13 Februari 2008

perang


buang-buang duit ga jelas, dan blog ini semakin ga mutu saja :D
ps: buat yang merasa punya poto, saya minta ijin ya

05 Februari 2008

Balada Kaos Kaki

Saya lupa kapan terakhir membeli barang ini. Ketika tumit terasa aneh karena menyentuh bagian dalam sepatu, baru saya tahu kalau kaos kaki ini telah robek (bukan bolong ya, kalo kaos kaki ga bolong gimana masupin kakinya coba?). Saya amati lebih seksama, ternyata kaos ini pantas untuk robek, benang-benangya telah menipis tergerus deterjen dan sinar matahari.
Kapan terakhir kali saya membeli sabun mandi sendiri? mungkin ketika saya belum menikah. Setelah menikah saya cukup menemani istri ke pasar swalayan dan beliau akan memasukkan barang ini ke keranjang karena ada di catatan belanja hingga kami di rumah belum pernah kehabisan barang yang satu ini.

Kenapa ya saya cenderung melupakan hal-hal sepele, remeh-temeh. Padahal sesuatu yang besar pasti disusun dari yang kecil-kecil. Bisa jadi robeknya kaos kaki lama-lama membuat borok di kaki kemudian menjadi abses kemudian luka salah-salah harus diamputasi karena membahayakan organ yang lain. Mandi tanpa sabun jelas mengundang gerombolan jamur panu, kadas, kurap dan jamur-jamur yang lain. Masih untung kalau para jamur itu bisa dikumpulkan terus dibuat sop jamur, lha ini jelas jamur-jamur parasit yang merugikan kesehatan kulit yang pada akhirnya berimbas pada kesehatan organ yang lain.

Mungkin karena saya berpandangan size does matter, jadi hanya sesuatu yang kelihatan besar saja yang layak mendapatkan porsi perhatian saya tanpa melihat lebih jauh esensi dari sesuatu tadi.
Mungkin karena saya males mikir, ngapain dipikirin kalo (kelihatannya) ga penting?
Mungkin juga karena saya cuman orang biasa, ordinary people (kayak lagunya frente ajah)
Lha emang salah jadi orang biasa?

04 Februari 2008

miss hit

ada yang tahu aplikasi web jalan tanpa masalah dengan database ms sql server 2000, begitu migrasi ke sql 2005 jadi celeng banget lambatnya?

saya mo kasih tau, windows 2003 STANDARD EDITION cuma bisa pake memory 4 Gb! bedebah! pantesan namanya standard ... sux sux sux

ini script emoticon saya kok ga jalan! kenapa lagi si blogger ini? ada yang bisa bantu?

**grenengan ga jelas, maafkan saya :nangis:

30 Januari 2008

kenapa?

T : "kenapa sih benderanya setengah tiang?"
J : "ohh mungkin tadi petugasnya lagi buru-buru"

23 Januari 2008

seberapa dekat

Kira-kira 2 bulan lalu saya bezoek bapak atasan yang terkapar di iccu sebuah rumah sakit di gatsu. Bapak ini tidak pernah ada riwayat sakit apa gitu (ato saya yang ga tahu) tiba-tiba ngeluh nyeri di dada, 'iseng-iseng' periksa ke klinik kantor malah langsung disediakan ambulan menuju rs. Karena namanya iccu pasien biasanya dalam keadaan tidak sadar (mungkin koma) dan hanya boleh ditungguin satu keluarganya, dan untuk pembezoek dipersilakan masuk satu-satu untuk melihat kondisi terakhir pasien atau mungkin ingin menyumbangkan doa untuk kesembuhannya
Ketika giliran saya masuk ke ruang iccu, saya kaget! ruangan itu semacam bangsal besar yang disekat-sekat dengan gorden untuk tiap pasiennya. Mungkin ada sekitar 10-an pasien yang berjajar dalam kondisinya masing-masing. Karena si bapak menempati ruang vvip yang terletak diujung bangsal itu, mau tak mau saya harus melewati satu persatu pasien yang kondisinya sangat 'memprihantikan'. Dari ekor mata saya melihat, semua pasien dalam kondisi tidak sadar, menggunakan pipa plastik yang dimasukkan ke mulut (mungkin alat bantu pernafasan) dan disebelahnya ada indikator (mungkin) detak jantung yang bunyinya nit ... nit ... nit sesuai dengan irama jantungnya masing-masing pasien. Perasaan saya semakin berkecamuk tak keruan hingga tempat tidur pasien ke 4, saya coba menelan ludah untuk mengurangi ketakutan yang seketika membayang dan damn! ludah itu nyangkut di tenggorokan. Saya tercekat dan suasana hati saya mendadak tegang. Sebelum melewati ranjang pasien ke-6 saya putuskan untuk keluar dari ruangan itu dan urung membezoek beliau. Damn! rasa takut itu begitu dasyat dan tiba-tiba memeluk saya. Pintu kematian seolah-olah begitu dekat. Keberanian saya hilang semua melihat kondisi beberapa pasien di ruangan itu
Dalam perjalanan pulang, segala bayangan tentang kematian membayangi pikiran saya. Tidak salah kata orang bahwa kematian itu begitu dekat, lebih dekat dari urat leher katanya. Kita tidak perlu vonis dokter bahwa ada kanker stadium 4 telah mendekam di tubuh kita untuk meyakinkan diri bahwa kematian begitu dekat, bahwa ajal akan dialami semua makhluk dan mati akan mengakhiri semua yang hidup.
Dalam suatu waktu mungkin kita kasihan kepada seseorang yang kita tahu sedang mendekati kematiannya karena penyakitnya, namun pernahkah kita tahu siapa yang akan menjemput kematian lebih dulu? Jadi siapa yang perlu kita kasihani? siapa yang paling dekat dengan kematian?
Karenanya, dalam menghadapi orang-orang yang 'katanya' sedang mendekati kematian, saya tidak begitu setuju jika kita menggunakan kata-kata semacam 'ayo kamu harus kuat', 'jangan menyerah', 'semoga tuhan memberikan kesembuhan', dll. Saya cenderung untuk memperlakukan orang tersebut dengan 'hahahahhaha lagi sakit ya', 'eh ngupi-ngupi di warung yuk', 'kerjaan lu dah kelar belom?' Siapa bilang hanya dia yang sedang mendekati kematian, kita semua sedang mendekati kematian, mendekati akhir tahap hidup di dunia dan mengawali hidup di dunia yang lain

ps : bapak atasan itu telah meninggal sebelum pergantian tahun kemarin (semoga amal ibadahnya menjadi cahaya yang terang di kuburnya) setelah hampir 2 bulan dirawat di iccu karena penyempitan pembuluh darah. Sempat dilakukan pemasangan balon dan ring di beberapa tempat dan rencananya akan dilanjutkan dengan stem cell. Beliau meninggal karena gagal ginjal? buku taqdir memang dasyat!

22 Januari 2008

18 Januari 2008

konsistensi buaya

Kalo kemaren soal milih memilih maka sekarang soal konsistensi. Kenapa? karena kemaren saya ga konsisten sama tekat saya sendiri tentang blogging, saya lupa posting! waktu inget saya sudah rebutan jalan sama bis kota :nangis:

Kenapa dalam acara 'seserahan' ala betawi, pihak pengantin pria biasanya membawa roti buaya? konon katanya buaya itu termasuk hewan monogami, jadi doi adalah binatang setia pada pasangannya, ga kayak ayam yang rajin nguber-uber betina-nya. Trus? ya diharapkan calon pengantin akan setia pada pasangannya. Jika kemudian ada idiom bahwa buaya identik dengan pria flamboyan yang doyan gonta-ganti pasangan, saya tak tau bagaimana penjelasannya.
Ada hukum larangan zina yang kira-kira berbunyi dilarang melakukan hubungan seksual jika belum ada ikatan pernikahan. Kalau ada pertanyaan kenapa tidak boleh zina maka jawaban yang diharapkan adalah karena ada hukum yang melarangnya. Bisa juga jawabannya nanti bisa kena penyakit menular, aids, sindrom lupa orangnya ingat rasanya dan lain-lain :ngakak:
Jawaban terakhir ga salah juga sih mengingat penyakit yang berhubungan dengan kemaluan biasanya memang memalukan dan khusus untuk aids masih susah penyembuhannya.
Tapi jika suatu saat nanti penyakit kemaluan 'sudah' tidak memalukan dan obat penyembuh aids ada di warung sebelah? maka jawaban gugur :D

Jadi konsisten lah, mau ikut jawaban pertama atau kedua. Selamat berlibur :D

16 Januari 2008

Pilihan dan Keadaan

Apa perbedaan antara single dan jomblo ?
bisa jadi jawabnya adalah single karena pilihan dan jomblo adalah keadaan :ngakak:
tapi kalo udah milih single trus konsisten donk, jangan cengeng, maunya dimengerti ini itu, atau kalo gitu jangan malu dibilang jomblo :D
Hidup adalah pilihan, berbuat baik juga pilihan, kita bisa memilih untuk tidak berbuat apa-apa atau berbuat tidak baik. Tetap konsisten pada pilihan kita juga pilihan, kita bisa memilih untuk tidak konsisten atau tidak jelas antar konsisten dan tidak. Jadi menurut saya tidak ada kondisi dimana tidak ada pilihan, pasti ada! dengan segala konsekuensinya. Mengutip kitab suci "manusia diciptakan untuk menjadi khalifah(pemimpin)", minimal memimpin diri sendiri. Dan keberanian untuk hidup adalah pilihan, karena ada yang memilih untuk tidak hidup (meski ada yang berhasil dan tidak) :D

15 Januari 2008

Bisnis Sampingan


boleh juga obyekannya mbok
met ultah ya :D

14 Januari 2008

gamang

Saya ini lahir hampir di akhir tahun70-an, dari sd hingga sma saya tinggal bersama mbah saya yang langganan Suara Karya dan menyaksikan TVRI di tv milik beliau yang masih hitam putih. Dengan bekal secuil informasi dari sana sini saya ikut-ikutan demo mendukung reformasi. Dari sana sini pula saya membaca banyak hal tentang presiden pertama, bagaimana terjadi peralihan kekuasaan, kemudian presiden selanjutnya dan selanjutnya
Meski bertabur informasi begitu banyak, saya masih gamang?
apa yang sebenarnya terjadi? siapa mengatakan yang sebenarnya? apa yang layak saya lakukan?

pada akhirnya saya melakukan apa yang menurut hemat saya memang sepantasnya dilakukan, bahwa manusia adalah makhluk sosial, kita tidak bisa hidup sendiri dan ketika kita menyakiti makhluk lain tanpa sadar kita telah menanamkan pada diri kita sendiri bahwa cepat atau lambat kita akan dicubit oleh makhluk lain dalam kadar yang mungkin sama dengan cubitan kita dan bisa jadi lebih sakit dari cubitan yang pernah kita lakukan

09 Januari 2008

Tag itu

Sebelum 2008 saya punya tag "Sharing", walhasil hampir semua posting masuk ke tag itu :D
Setelah 2008 saya bikin tag "Ga Penting" dan naga-naganya hampir semua posting akanmasuk ke tag itu :D
Apa sih tag?
Kategori, folder, direktori, kotak-kotakan atau apalah itu mungkin penting baik untuk blogger dalam mengklasifikasikan tulisannya agar mudah dalam pencarian kelak di kemudian hari atau untuk pembaca blog tersebut untuk memudahkan membaca artikel dari kategori yang disukainya. Ada sedikit masalah ketika tag lebih dari satu untuk satu artikel, di satu sisi penulis ingin mengkategorikan dengan lebih spesifik di sisi lain mungkin menjadi ambiguitas bagi pembacanya.
Lha saya?
Blog itu ya buat sharing apa yang saya tuliskan dan biasanya yang saya tuliskan bukan masalah penting semisal kondisi makro ekonomi indonesia dari tahun ke tahun atau bagaimana trend exposure kredit bank persero. Jadi kalo tag-nya "sharing" dan "ga penting", kira-kira masih perlu apa tidak ya? :ngakak:

selamat berlibur kawan-kawan, sampai jumpa hari senin :D

08 Januari 2008

Ternyata ada


kuperan, ndeso, kamso!
Begitu film ini rilis, saya belum sempet baca-baca banyak tentang apa dan bagaimana film ini. Setelah nonton saya baru tahu bahwa ratatui itu nama makanan di negeri perancis sana. Lha kapan kemaren itu waktu lagi dinas di tempat saya nginep kok nemu nama makanan ini, saya jadi geli sendiri, emang bener-bener katrok wal ndeso saya itu. Saya sendiri ga jadi makan ratatui ini, bukan karena teringat bahwa yang membuatnya adalah batalyon tikus pimpinan remy, tapi karena saya agak-agak alergi makanan eropah sebab makanan sana itu rasanya (kata mbah saya) kayak disepak jaran, masih mending warung mi dwilingga di jalan ganesha atau bubur kumis depan kantor PR di asia-afrika :D

tentang Blog

Belakangan ini blog adalah barang yang tidak menarik lagi buat saya, apalagi meluangkan waktu untuk menulis sesuatu di tengah deraan pekerjaan yang ada. Anjangsana ke blog tetangga hanya sekedar ritual yang menjadi kurang bermakna apalagi dengan memberikan komentar yang tidak bermuatan apapun dan bisa dibilang nyampah. Entahlah, saya kehilangan hasrat yang dulu sempat menyala-nyala dalam penge-blog-an. Ajang wisata tulisan di dunia tak berujung itu sudah tidak menarik lagi, meski saya tahu bahwa saya bisa mengambil manfaat yang tak terkira darinya :nangis:

Tapi ....

Saya harus insap!
Kelesuan ini harus diakhiri, hasrat itu harus menyala kembali, harus!
mulai hari ini saya akan nyampah lagi, disini disana dan dimana-mana
mohon diterima ya sampahnya :ngakak: :ngakak: :ngakak: